Menjemput Cahaya Langit di Lapangan Bunayya
- Diposting oleh : SMPIT Bunayya Pekanbaru
- pada tanggal : Februari 25, 2026
| Ustaz Misnan, S.E., Saat Memberikan Ceramah |
Pagi itu, Rabu, 15 Januari 2025, suasana di lapangan SMPIT Bunayya Pekanbaru terasa berbeda. Ratusan siswa, guru, dan karyawan berkumpul dalam satu barisan yang rapi, menyatu di bawah langit yang cerah untuk mengikuti agenda Bina Pribadi Islam (BPI) Gabungan. Acara ini digelar khusus untuk memperingati peristiwa agung Isra dan Mikraj Nabi Muhammad SAW.
Lantunan
ayat suci Al-Quran yang dibacakan dengan syahdu oleh Galby Wahdani Adz
Dzakirah menjadi pembuka yang menggetarkan hati, membawa kekhusyukan bagi
seluruh peserta yang hadir. Di bawah panduan Fazza Azizah, selaku Ketua
OSIS yang bertindak sebagai pemandu acara, kegiatan mengalir dengan hangat dan
penuh semangat kebersamaan.
Menjaga Salat, Menjaga Iman
Hadir
sebagai pemateri, Ustaz Misnan, S.E., memberikan suntikan motivasi yang
mendalam. Dalam ceramah yang berlangsung sekitar dua jam tersebut, ia
menekankan bahwa inti dari perjalanan Isra Mikraj adalah "hadiah"
berupa ibadah salat.
"Salah
satu indikator seorang muslim dan muslimah yang baik itu adalah mendirikan
salat. Isra Mikraj bercerita tentang bagaimana Nabi Muhammad menjemput perintah
salat. Oleh karena itu, kita harus menjaga salat kita sekuat tenaga," ujar
Ustaz Misnan di hadapan para siswa yang menyimak dengan antusias.
Mencari Ibroh untuk Perubahan Diri
Di
sela-sela kegiatan, Kepala Sekolah SMPIT Bunayya, Muliono, S.Pd., Gr.,
menyampaikan harapannya atas terselenggaranya acara ini. Menurutnya, peringatan
ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum transformasi diri.
"Tujuan
utama kami adalah agar seluruh warga sekolah dapat mengambil pelajaran atau ibroh
dari peristiwa Isra Mikraj. Kami ingin nilai-nilai spiritual ini meningkatkan
keimanan dan ketakwaan kita semua dalam kehidupan sehari-hari," ungkapnya
dengan penuh optimisme.
Melalui
BPI Gabungan ini, keluarga besar SMPIT Bunayya kembali diingatkan bahwa
perjalanan menuju langit dimulai dari sujud yang istikamah di bumi.