Bunayya Berbagi: Saat Kepedulian Mengetuk Pintu Tetangga
- Diposting oleh : SMPIT Bunayya Pekanbaru
- pada tanggal : Maret 08, 2026
PEKANBARU – Sabtu pagi (7/3/2026), suasana di Saung SMPIT Bunayya tidak seperti biasanya. Riuh rendah tawa anak-anak dan obrolan hangat para Ketua RT dan RW yang hadir menciptakan atmosfer kekeluargaan yang kental. Di bawah naungan Yayasan Insan Mulia Terampil, sekolah ini kembali membuktikan bahwa pendidikan tidak hanya soal papan tulis, tapi juga soal empati yang nyata.
Tahun ini, melalui tajuk "Bunayya Berbagi", energi kebaikan mengalir deras. Tidak kurang dari Rp27.252.000 berhasil dihimpun. Dana ini bukan datang dari sponsor besar, melainkan dari ketulusan infak orang tua siswa, dedikasi guru, karyawan, hingga uang saku para murid PAUD IT, SDIT, dan SMPIT Bunayya yang disisihkan demi sesama.
Bukan Sekadar Bingkisan
Bekerja sama dengan Human Initiative (HI) Pekanbaru, bantuan ini tersebar dalam tiga pilar utama: paket sembako, santunan anak yatim, dan bantuan pendidikan. Sebanyak 116 paket sembako disalurkan secara tertib di pos-pos yang telah disiapkan. Data penerima pun digodok matang melalui koordinasi dengan para Ketua RT dan RW setempat agar bantuan tepat menyapa mereka yang benar-benar membutuhkan.
Namun, yang paling menyentuh adalah dukungan pendidikan bagi 16 siswa yang sempat terkendala biaya. Bagi mereka, bantuan ini bukan sekadar angka, melainkan harapan baru untuk tetap melangkah di koridor sekolah. Selain itu, senyum syukur juga terpancar dari wajah 17 anak yatim yang menerima santunan khusus hari itu.
"Kami Ingin Hadir di Hati Warga"
Ketua Yayasan Insan Mulia Terampil, Dody Armawan, S.Pi., dalam sambutannya menekankan pentingnya silaturahmi.
"Kami ingin keberadaan Bunayya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh lingkungan sekitar. Kami hadir karena kami peduli, dan kami ingin masyarakat tahu bahwa mereka adalah bagian dari keluarga besar kami," ungkapnya tulus.
Pernyataan ini disambut hangat oleh Pak Saiful, Ketua RW 12 Kelurahan Air Dingin. Mewakili jajaran perangkat RT/RW yang hadir—mulai dari lingkungan Air Dingin hingga Desa Tanah Merah—ia memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi Bunayya setiap tahunnya.
"Warga sangat terbantu. Program ini sudah menjadi oase yang dinanti. Kami berharap semangat ini terus terjaga dan semakin baik di masa depan," ujar Pak Saiful.
Pesan dalam Setiap Paket
Setelah doa bersama dan tilawah Al-Qur'an yang menyejukkan pagi itu, prosesi pembagian bantuan berlangsung rapi. Satu per satu warga menerima bingkisan dengan tertib. Di balik setiap paket yang berpindah tangan, terselip pesan sederhana namun mendalam: bahwa di tengah tantangan ekonomi, warga tidak berjalan sendirian.
Bunayya telah membuktikan bahwa sinergi antara sekolah, yayasan, dan masyarakat sekitar bukan sekadar slogan, melainkan sebuah ikatan yang nyata dan menghangatkan hati.