SMPIT Bunayya Pekanbaru
SMPIT Bunayya Pekanbaru
Online
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?

Maulid Nabi, Saatnya Meneladani Rasulullah

Maulid Nabi, Saatnya Meneladani Rasulullah

  • Diposting oleh : SMPIT Bunayya Pekanbaru
  • pada tanggal : September 09, 2026


Pekanbaru, 10 September 2026 — Suasana penuh khidmat dan semangat terasa di Aula SMPIT Bunayya Pekanbaru pada Kamis, 10 September 2026. Seluruh siswa dan guru mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan mengangkat tema “Lahir Membawa Cahaya, Meneladani Rasulullah di Masa Muda.”

Kegiatan ini menjadi momentum bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat sosok Rasulullah SAW sekaligus mengambil teladan dari akhlak dan kehidupan beliau, khususnya dalam menjalani masa muda.

Acara diawali dengan pembukaan oleh MC, kemudian dilanjutkan dengan tilawah Al-Qur’an dan doa yang dibawakan oleh petugas dari OSIS SMPIT Bunayya. Setelah rangkaian pembukaan, kegiatan memasuki acara inti berupa ceramah yang disampaikan oleh Ustaz Mirwan, M.Pd.I. Ceramah tersebut dimoderatori oleh salah satu guru SMPIT Bunayya, Ustaz Wahyu.

Dalam ceramahnya, Ustaz Mirwan terlebih dahulu menjelaskan tentang hukum memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Ia menyampaikan bahwa terdapat perbedaan pendapat di kalangan umat Islam mengenai peringatan Maulid Nabi. Ada yang menghukuminya haram, sunah, maupun boleh.


Menurut penjelasan Ustaz Mirwan, memperingati Maulid Nabi hukumnya boleh selama dilaksanakan dengan cara yang baik dan tidak terdapat unsur maksiat di dalamnya. Ia juga memberikan contoh bahwa kegiatan yang pada dasarnya baik, seperti berselawat, tetap harus dilakukan dengan cara yang sesuai dengan ajaran Islam dan tidak dicampur dengan hal-hal yang tidak dibenarkan, seperti joget-joget yang tidak sesuai dengan suasana kegiatan keagamaan.

Selanjutnya, Ustaz Mirwan mengajak para siswa mengenal kembali sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW. Ia menceritakan bahwa Rasulullah SAW lahir di Tahun Gajah, pada 12 Rabiul Awal, yang secara umum diperkirakan sekitar tahun 571 Masehi.

Dari kisah kelahiran dan perjalanan hidup Rasulullah, Ustaz Mirwan kemudian mengajak para siswa untuk menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai idola dan teladan utama dalam kehidupan.

“Kalau mau mengidolakan, idolakan Nabi Muhammad SAW. Jangan mengidolakan yang lain,” pesan Ustaz Mirwan kepada para siswa.

Ia menjelaskan bahwa Rasulullah SAW merupakan manusia yang memiliki akhlak yang sangat mulia. Hal tersebut sejalan dengan firman Allah SWT dalam QS. Al-Ahzab ayat 21:

“Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu...”

Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa Rasulullah SAW adalah uswatun hasanah, yaitu teladan yang baik bagi umat manusia.

Ustaz Mirwan juga menceritakan bagaimana Rasulullah SAW, meskipun merupakan manusia yang dijamin masuk surga, tetap menjadi sosok yang paling baik dan tekun dalam beribadah. Ibadah beliau tidak pernah berhenti, bahkan semakin menunjukkan ketundukan dan kecintaan kepada Allah SWT.

Akhlak Rasulullah SAW pun merupakan cerminan dari Al-Qur’an. Karena itu, beliau sangat pantas dijadikan sebagai teladan bagi setiap manusia, termasuk para generasi muda.

Penyampaian materi yang diselingi dengan kisah dan pertanyaan membuat suasana ceramah terasa lebih ringan dan dekat dengan para siswa. Anak-anak pun tampak antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan.


Di penghujung kegiatan, acara semakin menarik dengan adanya sesi tanya jawab. Para siswa diberikan kesempatan untuk bertanya langsung kepada Ustaz Mirwan mengenai materi yang telah disampaikan. Sebagai bentuk apresiasi, sekolah memberikan reward kepada siswa yang berani bertanya.

Tidak berhenti sampai di sana, kegiatan juga dilanjutkan dengan kuis interaktif. Ustaz Mirwan memberikan beberapa pertanyaan seputar materi Maulid Nabi yang telah disampaikan, dan para siswa dengan antusias berusaha menjawabnya.

Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, SMPIT Bunayya Pekanbaru berharap para siswa tidak hanya mengetahui sejarah kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga semakin mencintai beliau dan berusaha menerapkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Lahirnya Rasulullah SAW membawa cahaya bagi umat manusia. Kini, tugas generasi muda adalah menjaga cahaya tersebut dengan meneladani akhlak, ibadah, dan perjuangan Rasulullah SAW dalam kehidupan.

Berbagi

Posting Komentar